Khutbah Jum'at : Inilah Kesuksesan Hakiki dan Abadi - El Majalis

Breaking

April 03, 2020

Khutbah Jum'at : Inilah Kesuksesan Hakiki dan Abadi


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
))يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ((.
))يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا((. أَمَّا بَعْدُ: فإنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَديِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُوْرِ مُحَدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلةٍ وَكُلَّ ضَلاَلةٍ فِى النَّار.
Kaum muslimin rahimakumullah…
Setiap manusia di dunia ini pasti menginginkan yang namanya kesuksesan. Dan setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda tentang hakikat kesuksesan itu. Ada yang memandang bahwa kesusksesan itu ketika seseorang sudah memiliki harta berlimpah yang dengannya dia bisa menikmati segala yang diinginkannya. 

Ada yang mengira bahwa kesuksesan itu ketika seseorang telah mampu menduduki jabatan tertinggi di sebuah lembaga swasta atau pemerintah. 

Ada lagi yang menganggap bahwa kesuksesan itu ketika seseorang mampu membangun bisnis yang menghasilkan jutaan bahkan miliayaran per bulannya. Ada yang mengira bahwa kesuksesan itu ketika seseorang telah mendapatkan popularitas atau ketenaran di tengah-tengah manusia.

Adalagi yang mengira bahwa ketika kesuksesan itu ketika seseorang telah mendapatkan pekerjaan yang layak dan bergaji besar. Dan masih banyak lagi pandangan-pandangan lainnya dalam menilai arti sebuah kesuksesan. Semua pandangan-pandangan di atas tentu tidak ada salahnya jika semua itu diraih dengan cara yang benar, tidak bertentangan dengan syariat.

Tapi jamaah sekalian, ingatlah bahwa semua bentuk kesuksesan tersebut bukanlah kesuksesan yang sesungguhnya. Bukanlah kesuksesan yang abadi. Kesuksesan tersebut akan berakhir dengan berakhirnya masa hidup seorang hamba.

Jamaah rahimakumullah. Lalu apa itu kesuksesan yang sesungguhnya dan abadi itu ?
Mari kita simak firman Allah berikut ini:

فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
"Maka barangsiapa yang diselamatkan dari neraka dan dimaasukkan ke dalam surga, sungguh dia telah mendapatkan kesuksesan yang (abadi) dan tidaklah kehiduan dunia melainkan perhiasan yang menipu." (QS. Ali Imran: 185)

Di dalam ayat yang mulia ini, Allah swt menegaskan bahwa kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika seseorang berhasil menjadi ahli surga. Bahkan dalam banyak ayat Allah sifatkan kesuksesan ini dengan kesuksesan yang agung.

Ketika Allah swt menceritakan tentang surga, Allah biasa menutup ayatnya dengan : “itulah kesuksesan yang besar.”

Kaum muslimin yang berbahagia

Ketahuilah bahwa meraih kesuksesan hakiki, meraih surga yang tinggi tidaklah mudah seperti yang dibayangkan. Karena surga bukanlah barang murah dan biasa tapi ia barang mahal dan istimewa. Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam : “Sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal dan sesungguhnya barang dagangan Allah itu adalah surga.”

Oleh karena itu, seorang hamba harus berjuang keras untuk meraihnya, seorang hamba harus bersungguh-sungguh dalam mengejarnya, seorang hamba harus sabar dan istiqomah dalam menghadapi setiap rintangan yang menghalagi jalannya menuju kesuksesan itu. Karena sesuatu yang istimewa dan besar tidak mungkin diraih oleh orang-orang yang bermalas-malasan, tidak mau bersungguh-sungguh, tidak mau berjuang dan sabar untuk menggapainya.

Kaum muslimin ….

Apa langkah-langkah yang harus ditempuh oleh seorang hamba agar mampu meraih kesuksesan hakiki itu ?

Jamaah sekalian … Allah dalam banyak ayatNya dan Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam banyak haditsnya telah menjelaskan tentang langkah atau hal yang harus dilakukan oleh seorang hamba agar mampu meraih kesuksesan itu, antara lain:

1.     Iman dan beramal sholih

Langkah pertama adalah beriman kepada Allah dan kepada semua perkara-perkara yang wajib diimani. Oleh kerena itu, seorang hamba yang tidak beriman tidak akan pernah mendapatkan kesuksesan itu, tidak beriman tidak akan pernah memasuki surga.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang beriman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Beliau juga bersabda : “Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman….”
Allah swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholih, bagi mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Itulah kesuksesan yang besar.” (QS. Al Buruj)

Allah berfirman: “Maka barangsiapa yang amal baiknya lebih berat daripada amal buruknya maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al ‘Araf:8)

Allah swt berfirman: “Adapun orang yang berat timbangan amal baiknya maka dia akan masuk surga.” (QS. Al Qariah: 6-7)

Jadi siapa saja yang beriman, beramal sholih, taat kepada Allah dan RasulNya maka ia pasti akan mendapatkan kesuksesan itu. Pasti dia akan memasuki surga.

Allah ta’la berfirman: “Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh dia telah mendapatkan kesuksesan yang besar.” (QS. Al Ahzab: 71)

2.     Tauhidullah

Seorang muslim yang ingin meraih kesuksesan hakiki di akhirat nanti, hendaknya dia menjaga kemurnian tauhidnya kepada Allah swt. Ketauhidan yang tidak sedikitpun tercampur oleh noda-noda kesyirikan. Semua bentuk ibadah seorang hamba harus dipersembahkan hanya kepada Allah swt. Tidak ada sekutu bagiNya.

Allah swt berfirman kepada Rasul-Nya. “katakanlah, sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Rabb Alam semata, tidak ada sekutu bagiNya.” (QS. Al An'am: 162)

Dan Allah swt telah mengharamkan surga bagi orang-orang yang mati dalam kesyirikannya.

“Sesungguhnya barangsiapa yang berbuat syirik kepada Allah, maka sungguh Allah telah mengharamkan baginya surga dan tempat kembalinya adalah neraka…” (QS. Al Maidah: 72)

Rasulullah shallahu alaihi wasallam bersabda :

)مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِي لَا يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ( )مَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْأً دَخَلَ النَّارَ(
 “Barangsiapa yang mati dari umatku sedang dia tidak berbuat syirik kepada Allah dia akan masuk surga dan barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik kepada Allah dia masuk neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Khutbah ke II

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْه وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ مَنْ لَانَبِيَّ بَعْدَهُ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، أَمَّا بَعْدُ:
Kaum muslimin …

Diakhir khutbah ini khatib mengajak jamaah sekalian agar senantiasa menjaga keimana dan memperbanyak amal sholih serta menjaga kemurnian tauhid kepada Allah swt. karena kedudukan seorang hamba di surga kelak akan sangat begantung pada kualitas dan kuantitas amal sholih seseorang. Semoga Allah memberikan kepada kita semua taufiq agar selalu dapat mendekatkan diri kita kepada Nya.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى .رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Semoga bermanfaat                                                              
Oleh: Ahmad Jamaludin Al Atjehi, Lc                                                      



                                            Artikel www.elmajalis.net

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman